Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
00.38
A. Keindahan
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.
Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
00.32
Manusia terlahir ibarat seperti selembar kertas putih yang masih bersih. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin bertambahnya usia, setiap manusia akan menuliskan catatan dan cerita tentang kehidupannya di setiap lembar kertasnya masing-masing. Yaa, kita semua pasti memiliki kepentingan dan urusan masing-masing yang harus kita selesaikan. Hal itulah yang menuntut kita untuk memilik rasa tanggung jawab. Menurut saya, tanggung jawab adalah rasa rela untuk menanggung semua akibat dan konsekuensi yang harus kita terima terhadap apa yang telah kita lakukan, walaupun itu baik atau buruk.
Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
23.40
A. PENGERTIAN CINTA DAN KASIH
Menurut kamus umum bahasa Indonesia, cinta adalah rasa sangat suka kepada ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta.
Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
23.34
A. Pendekatan Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar (IBD), yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris, yaitu the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin “Humanus”, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities, orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus.
Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
23.32
Cerita yang saya tuliskan ini adalah pengalaman pribadi saya pada saat-saat menjelang pengumuman hasil kelulusan ujian nasional tingkat SMA. Cerita yang saya tuliskan sangat berhubungan dengan materi IBD kali ini yaitu tentang manusia dan kegelisahan. Saat saya naik ke kelas 3 SMA, saya pun harus berhadapan dengan UN yaitu Ujian Nasioanal, dari situ kegelisahan muncul karena bagaimana cara untuk menghadapi ujian tersebut tanpa rasa takut. Setelah itu saya pun mulai mengikuti les untuk persiapan Ujian Nasional dan sekolah pun juga mengadakan pendalaman materi untuk mempelajari materi-materi Ujian Nasional.
Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
23.28
A. Manusia
Dalam ilmu eksakta, Manusia dianggap sebagai kumpulan dari partikal-partikel yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia), manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang terkait satu sama lain. Dan merupakan kumpulan dari energi (Ilmu Fisika). Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam makhluk mamalia (Ilmu Biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan. Disebut juga homo economicus (ilmu ekonomi).
Posted by
Fajar Aryonugroho
| Posted on
23.21
Dari film yang saya telah tonton yaitu film yang terinspirasi dari novel Andrea Hirata, saya dapat menghubungkan film tersebut dengan materi ilmu budaya dasar yaitu tentang manusia dan harapan.